12 Hal Sehari-hari yang Sering Kamu Alami Ketika Lupa Nama Orang

12 Hal Sehari-hari yang Sering Kamu Alami Ketika Lupa Nama Orang
12 Hal Sehari-hari yang Sering Kamu Alami Ketika Lupa Nama Orang
Bukannya sengaja, namun entah kenapa, anda selalu sulit menghafal nama. Terutama nama orang yang baru anda kenal, atau yang ketemunya hanya sekali doang. Kalau mesti kenalan sama tidak sedikit orang sekaligus di masa-masa bersamaan? Wah, udah deh, anda lebih baik angkat tangan duluan.

Padahal, daya ingat anda untuk hal-hal beda bagus-bagus aja. Kamu masih tahu bedanya kiri sama kanan, unsur selatan sama utara. Kamu pun sebenarnya nggak inginkan punya kelaziman lupa nama ini. Ya gimana, karena ini, ada tidak sedikit kecanggungan yang kesudahannya terjadi. Ini nih, 13 momen canggung yang cuma dapat kamu — anak yang sulit hafal nama orang — pahami!

1. Entah kenapa anda cepet banget tak sempat nama. Habis kenalan sama orang, dia sebutin namanya, eh… 5 detik kemudian anda langsung lupa!


“Nisa.”

“Bayu.”

“Oh, halo Bayu!”

Lima detik kemudian, anda langsung tak sempat siapa namanya.

Meski baru kenalan selama 10 menit yang lalu, anda udah tak sempat siapa nama orang yang ngobrol di sampingmu. Mau tanya, namun malu juga. Apalagi bila obrolan kalian sebetulnya udah nyambung dan lumayan seru.

Kamu juga diam aja. Berharap dia gak akan tahu bila kamu tak sempat namanya.

2. Sering tak sempat nama, sebenarnya inget banget sama mukanya. AAAAGH! Garuk-garuk kepala


“Duh, aku tuh inget banget sama mukanya. Tapi siapa ya namanya?”

Garuk-garuk kepala

Kamu lagi terdapat di sebuah tempat, dan tiba-tiba anda lihat terdapat seseorang yang wajahnya familiar. Sambil terus menatap, pikiran anda terus mengupayakan mengingat-ingat namanya dengan mantap.

Tapi sayangnya, nama orang tersebut nggak pun muncul.

3. Bahkan anda pernah salah sapa. Ketuker antara nama rekan yang satu dan yang lainnya


“Eh, Andra! Kamu ngapain di sini?”

“Kok Andra? Namaku Bayu. Hahaha…”

Nah, loh! Salah nama. Maluuuu. Ya udah, daripada awkward, kamu berjuang senyum aja sepolos-polosnya.

“Hehe, sori ya, lupa…”

cepet-cepet memindahkan pembicaraan

4. Lebih malu bila kamu salah sebut nama orang. Udah salah, keras lagi…

Bagaimana bila kamu telah dengan lantang menyinggung nama orang, namun ternyata salah sebut nama.

“Rudiiiii, halooo!” (teriak dengan semangat mengungguli toa masjid)

Semua orang yang terdapat di tempat tersebut seketika menoleh. Tapi orang yang anda panggil melulu mengerutkan kening. Orang yang terdapat di dekatmu, tiba-tiba bilang: “Itu Udin kali, bukan Rudi.”

Puk, puk! Mending kembali aja deh, cuci kaki, cuci tangan, terus tidur. Sabar ya.

5. Memulai obrolan sama orang yang namanya anda lupa tersebut ada seninya. Kamu mesti tahu gimana teknik mengobrol tanpa harus sebut nama

“Eh, lagi di sini juga? Ngapain? Sama siapa? Oooh… Oke.”

Basa-basi sama orang yang namanya anda lupa, udah lumayan sering terjadi. Kamu akan tidak jarang kali mengandalkan pertanyaan yang dapat diajukan tanpa butuh menyebut nama si lawan bicara.


“Kamu kerjanya di mana sih? Sama siapa aja di situ?”

“Eh, lagi nyari kitab juga? Nyari kitab apa?”

Tetap ramah, ‘kan? Meski sebenarnya anda lupa namanya siapa.

6. Basa-basi berdua sih gampang. Yang repot ialah kalau temen anda dateng dan mohon dikenalin

Ngobrol sama orang yang anda lupa namanya sih gampang. Yang repot ialah kalau temen anda datang, terus mohon dikenalin sama orang yang namanya sebetulnya nggak anda inget itu.

“Wah, siapa nih, Sam? Kenalin dong!”

“Oh, ini…”

Jreng, jreng….

“Lo kenalan aja sendiri lah!”

ngeles

7. Kadang pun obrolan udah dilangsungkan seru dan sarat tawa. Tapi… anda nggak tahu lagi ngobrol sama siapa
Udah lama-lama ngobrol, seru, ketawa... anda gak tahu sebetulnya ngobrol sama siapa


“HAHAHAHA!”

Aduh, ini orang lucu sih sebenarnya, mukanya imut lagi. Tapi dia siapaaaa?

Saat anda lupa nama orang yang sedang ngobrol sama kamu, sejatinya anda tetap ngerasa nggak enak. Semakin panjang obrolan kalian, semakin anda menikmatinya, semakin nggak enaklah anda tanya nama dia siapa. Di etape ini, kalian udah terlampau “nyambung” bikin ngulang perkenalan dan nanya nama satu sama beda lagi.

8. Kalau udah tak sempat nama orang, rasanya pengen tanya ke temanmu yang lainnya: “Eh tersebut namanya siapa sih?”


Kadang gregetan juga, bila tak kunjung menilik nama orang itu. Kalau aja terdapat orang yang dapat kamu tanyain, “Eh, tersebut namanya siapa sih? Lupa gue.”

Tapi, seringkali sih temenmu jawab…

“Aku pun nggak tahu.”

Pelik emang.

10. Siasat biar anda nggak ketahuan lupa: mengajak dia nulis sendiri namanya di susunan kontak HP kamu

“Minta nomor HP anda dong.”

Sambil menyodorkan HP

“Nih, tulis sediri aja ya.”

Dia pun mencatat namanya sendiri. Kamu jadi tahu deh nama dia siapa. Wah, pintar emang anda ya!

11. Kadang, rasa nggak enakan anda akhirnya hilang. Pas anda sadar bila ternyata dia pun lupa namamu… hehehe

"Nama anda tadi siapa sih." "Lala. Nama kamu?"
“Nama anda tadi siapa sih.”
“Lala. Nama kamu?”

Nggak enak banget rasanya bila lupa nama orang. Takut ketahuan, fobia dikira nggak sopan, takut buat pembicaraan kalian jadi aneh. Eh, namun ternyata oh ternyata… dia tak sempat namamu juga.

Yah, dari tadi kek ngakunya.

Dia: “Sori, anda tadi namanya siapa ya? Arin?”

Kamu: tertawa sarat kemenangan

12. Dan anda tahu, di antara perasaan sangat lega di dunia… ialah ketika anda kembali menilik nama yang sempat anda lupa


“Bentar… namanya tadi itu…”

“AH! Oiya! Nina! Hahahaha~”

Ya Tuhan, ketemu pun akhirnya. Lengkap telah pencariannya. Ternyata namanya Nina. Sekalinya ingat, rasanya puas dan lega. Ugh, dari tadi kek.

Untung nggak ketahuan bila kamu sempat tak sempat :))

Ya, begitulah rasanya jadi orang sulit ingat nama orang. Mungkin terdapat dari anda yang punya empiris memalukan beda waktu tak sempat nama orang? Bagi-bagi lah ceritamu sama agent88bet di kolom komentar 😉

Comments

Popular posts from this blog

9 Kebiasaan yang Bikin Otak Lemot dan Gampang Lupa